Lihatlah cinta,
Orang menjadi puitis karenanya.
Semua warna merah muda nampaknya,
Dan rona muka bersepuh jingga nan gembira
Lihatlah cinta,
Orang menjadi melankolis karenanya,
Melukis bayang-bayang, memanjangkan angan dan memanjakan impian.
Menjinjit-jinjitkan langkah kaki, hendak menari pada pelangi
Entahlah cinta,
Karena bila takdir yang berbeda kelak tiba,
Lantas luka menyapa,
Lalu bicaralah kecewa..
Entahlah cinta,
Bila saatnya pelangi menghilang dan terhenti tarian, jatuhlah angan dan impian bersama hati yang terpatah,,
Kemudian,
Orang menyalahkan cinta jua...
Orang menjadi puitis karenanya.
Semua warna merah muda nampaknya,
Dan rona muka bersepuh jingga nan gembira
Lihatlah cinta,
Orang menjadi melankolis karenanya,
Melukis bayang-bayang, memanjangkan angan dan memanjakan impian.
Menjinjit-jinjitkan langkah kaki, hendak menari pada pelangi
Entahlah cinta,
Karena bila takdir yang berbeda kelak tiba,
Lantas luka menyapa,
Lalu bicaralah kecewa..
Entahlah cinta,
Bila saatnya pelangi menghilang dan terhenti tarian, jatuhlah angan dan impian bersama hati yang terpatah,,
Kemudian,
Orang menyalahkan cinta jua...
_Ihsania_May-18-2011_
Tidak ada komentar:
Posting Komentar